SEJARAH IPNU IPPNU

IPNU sebagai wadah organisasi dibawah naungan NU merupakan bagian integral dari potensi generasi muda Indonesia yang menitikberatkan bidang garapnya pada pembinaan dan pengembangan remaja terutama di kalangan pelajar dan santri. - pacipnuippnukalinyamatan.blogspot.com.

OPTIMALKAN KEGIATAN PROGJA UNTUK MASYAKAT

'Organisasi IPNU itu bukan organisasi kecil, para pendiri NU itupun semua kiai-kiai besar. Seharusnya sebagai Banom dari NU itu sendiri, IPNU IPPNU harus mampu berinteraksi dengan masyarakat baik secara sosial maupun religius.'' - pacipnuippnukalinyamatan.blogspot.com.

GUS MUS RESMIKAN FIQH SOSIAL INSTITUTE

Pejabat Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri meresmikan lembaga baru bernama Fiqh Sosial Institute atau disingkat Fisi yang didirikan Sekolah Tinggi Agama Islam Mathali’ul Malah (STAI Mafa) di auditorium kampus setempat di Pati, Jawa Tengah, Sabtu (15/3). - pacipnuippnukalinyamatan.blogspot.com.

GUS MUS: GELAR KIAI ITU PRODUK MASYARAKAT

“Kiai itu tidak seperti doktor, tidak seperti insinyur yang ada diplomanya. - pacipnuippnukalinyamatan.blogspot.com.

KONFERENSI ANAK CABANG IPNU-IPPNU KALINYAMATAN 2014

Setelah 2 Maret 2014 kemarin diadakannya Konferancab IPNU-IPPNU Kalinyamatan, terpilihlah dengan amanah Rekan Rifqy Septian Prayogo (R. Kriyan) sebagai Ketua PAC IPNU dan Rekanita Bidayah (R. Batukali) sebagai ketua PAC IPPNU Periode 2014 - 2016. - pacipnuippnukalinyamatan.blogspot.com.

Rabu, 12 Maret 2014

Tabarruk (Ngalap Barokah), Dalil-dalilnya dan Contoh-contoh Tabarruk


TABARRUK (NGALAP BAROKAH)


Oleh: Ustadz Abu Hilya


Tabarruk adalah diantara amaliyah yang berlaku dalam kalangan ummat islam khususnya di Indonesia . Dalam kalangan santri tradisi tersebut biasanya berupa menghabiskan makanan atau minuman dari sisa para kiyai, ada juga yang bertabarruk dengan baju, sarung, tasbih atau apapun peninggalan dari orang-orang sholih. Ada pula yang bertabarruk dengan cara berdo’a di tempat yang pernah digunakan oleh orang-orang sholih beribadah, seperti pesujudan Sunan Bonang, pesujudan Syekh Subakir dan yang lain. Bahkan ada pula yang bertabarruk dengan meminum air sumur peninggalan orang-orang sholih, baik untuk kesembuhan atau tujuan-tujuan yang lain.

Semangat Baru IPNU-IPPNU Ranting Krasak

Krasak,

23 Februari sehari sebelum Harlah IPNU ke-60, merupakan hari yang special bagi PR. IPNU-IPPNU Krasak. Rapat Anggota yang dilaksanakan pada hari Ahad itu berjalan dengan cukup lancar dan melegakan, pasalnya setelah beberapa bulan pimpinan yang sebelumnya yang seharusnya sudah melaksanakan LPJ dan menyatakan domisioner tak kunjung jua merealisasikannya, banyak beberapa anggota yang merasa tidak sabar dan ingin segera melanjutkan kiprah mereka di IPNU-IPPNU lagi.

Gus Mus: Gelar Kiai itu Produk Masyarakat

Kamis, 13/03/2014 00:15

KH Mustofa Bisri
KH Mustofa Bisri
Yogyakarta,

Pejabat Rais Aam PBNU KH Mustofa Bisri menegaskan, bahwa gelar kiai itu produk masyarakat, khususnya di Jawa. Kiai, menurut dia, tidak seperti gelar-gelar lain misalnya doktor, insinyur yang jelas ijazahnya.

“Kiai itu tidak seperti doktor, tidak seperti insinyur yang ada diplomanya.

Kalau kiai tidak ada yang bakal tanya. Seandainya pun ada yang tanya, ya kiai-kiai akan bingung. Soalnya tidak memiliki diploma kiai,” ujarnya pada haul yang ke-25 KH Ali Maksum Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta Senin malam (10/3).

Selasa, 11 Maret 2014

PRINSIP-PRINSIP, TRADISI PEMIKIRAN DAN AMALIYAH NU

A. PRINSIP-PRINSIP SIKAP ASWAJA YANG DIANUT OLEH NU

Ada lima prinsip dan karakteristik yang menggambarkan tentah faham ahli sunnah wal jamaah yaitu:

1. Tawassuth (pertengahan) : maksudnya menempatkan diantara dua kutub dalam berbagai masalah dan keadaan untuk mencapai kebenaran serta menghindari keterlanjuran kekiri dan kanan yang berlebihan.

Senin, 10 Maret 2014

Yuk..Ta’aruf dengan IPNU-IPPNU

IPNU - IPPNU merupakan salah satu banom NU yang anggotanya merupaakan pelajar.

1. Aqidah dan Azas
IPNU -IPPNU beraqidah/berasaskan Islaam menurut faham Ahlussunnah Wal Jama'ah dan mengikuti salah satu madzhab 4 (Syafi'i, Hanaafi, Maliki dan Hambali)
IPNU - IPPNU berasaskan pada Pancasila.

Karomah Hadhratus Syaikh KH. M. Hasyim Asy’ari

KH. M. Hasyim Asy’ari 
Pernah beberapa kali penjajah hendak menghacurkan Pondok Pesantren Tebu Ireng.Dengan berkali-kali menghujankan bom di pesantren tersebut, tapi bom itu tidak pernah ada yang meledak satupun.

Pondok Pesantren Tebu Ireng selain sebagai tempat belajar para santri, juga sebagai salah satu markas pasukan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia. Pada waktu terjadi perang kemerdekaan, semua orang yang akan pergi berperang menghadapi penjajah, akan dikumpulkan terlebih dahulu oleh sang panglima KH. Hasyim Asy’ari. Mereka diberi air minum sambil dibacakan: “Ya Allah Ya Hafidz, Ya Allah Ya Muhith, Fanshurna ‘ala Qaumil Kafiriin.”

Semua orang yang dikumpulkan tersebut, oleh KH. Hasyim Asy’ari diberi beberapa pantangan yang tidak boleh mereka langgar selama berperang. “Siapapun yang melanggar pantangan tersebut, maka

Jumat, 07 Maret 2014

Doa Qunut (Lafadz dan terjemahan)

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ
وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ
وَقِنِي بِرحْمَتِكَ شَرَّ مَا قَضَيْتَ
فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ
وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ
وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيت
اَسْتَغْفِرُكَ وَ اَتُوبُ اِلَيكَ

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More